Posts filed under 'KIMIA'
Teori Atom
- Teori model atom Dalton
Dalton mengemukakan teori sebagai berikut
-
- Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsure yang tidak dapat dibagi lagi.
- Atom-atom suatu unsure semuanya serupa dan tidak dapat berubah menjadi atom unsure lain. Misalnya, atom perak tidak dapat berubah menjadi atom besi.
- 2 atom atau lebih dari unsure-unsur berlainan dapat membentuk suatu molekul. Misalnya, atom oksigen dan hydrogen bersenyawa membentuk molekul air (H2O).
- Pada suatu reaksi kimia, atom-atom berpisah kemudian bergabung lagi dengan susunan yang berbeda dari semula.
- Pada reaksi kimia atom-atom bergabung menurut perbandingan tertentu yang sederhana.
- Teori model atom Thomson
Seperti sudah kita ketahui Thomson berhasil menghitung perbandingan antara muatan listrik dan massa sebuah electron dengan menggunakan tabung sinar katoda. Tetapi Thomson tidak dapat membuktikan apakah massa sebuah electron lebih kecil atau lebih besar dari massa sebuah atom Thomson mengemukakan sebuah model atom yang berbunyi :
- atom berbentuk bulat padat dan memiliki muatan listrik (+) yang tersebar merata di seluruh bagian atom. Muatan listrik positif ini dinetralkan oleh electron yang tersebar diantara muatan-muatan listrik positif.
- Teori model atom Rutherford
Menyatakan 3 kesimpulan mengenai atom sebagai berikut :
-
- Sebagian partikel alpha() menembus lempeng logam tanpa dibelokkan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa ruang dalam atom-atom emas adalah ruang kosong.
- Sedikit sekali partikel alpha yang dipantulkan kembali. Peristiwa ini menunjukkan bahwa partikel alpha telah menumbuk bagian yang sangat keras dari atom, yang disebut inti atom.
- Sebagian kecil partikel alpha dibelokkan oleh atom emas yang menunjukkan bahwa partikel alpha tersebut menumbuk muatan sejenis.
- Teori model atom Bohr
Seperti halnlya atom Thomson model atom Rutherfordpun harus diuji apakah sesuai dengan kenataan atau tidak.
-
- electron bermuatan negative, inti atom bermuatan positif dengan demikian akan timbul gaya kolom pada electron. Gaya ini berfungsi sebagai gaya sentripental yang menjaga gerak electron tetap pada lintasannya. Gaya sentripental ini menyababkan electron dipencepat (percepatan sentripental). Dari teori elektro magnetic Maxwell, suatu electron yang dipercepat akan memancarkan gelombang elektromagnetik. Jika ini terjadi terus menerus maka energi electron tersebut akan habis dan akgirnya akan jatuh ke inti atom.
- Karena lintasan electron semakin mengecil maka periode semakain oleh karena itu frekuensi yang dipancarkan bermacam-macam. Dengan kata lain spectrum atom akan menunjukkan spectrum countinue bukan spectrum garis. Tetapi hasin pengamatan spectrum atom Rutherford munggunakan alat spectrometer menunjukkan adalah spectrum garis. Untuk menutupi kekurangan tersebut Bohr mengeluarkian postulat, yaitu :
- Postulat pertama.
Electron tidak dapat berputar seputar inti melalui setiap lintasan. Tetapi hanya melalui lintasan-lintasan tertentu tanpa membebaskan energi lintasan stasioner yang memiliki energi tertentu.





6 comments 23 Juni 2008


