Termometer
10 Maret 2009
Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur.
Jenis-jenis termometer
- Termometer Raksa
Termometer yang pipa kacanya diisi dengan raksa disebut termometer raksa. Termometer raksa dengan skala celcius adalah termometer yang umum dijumpai dalam keseharian.

* Keuntungan
1. Raksa mudah dilihat karena mengkilap.
2. Volume raksa berubah secara teratur ketika terjadi perubahan suhu.
3. Raksa tidak membasahi kaca ketika memuai atau menyusut.
4. Jangkauan suhu raksa cukup lebar dan sesuai untuk pekerjaan laboratoriun (-40 derajat Celcius s/d 350 derajat Celcius)
5. Raksa dapat terpanasi secara merata sehingga menunjukkan suhu cepat dan tepat.
* Kerugian
1. Raksa mahal
2. Raksa tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah (misalnya suhu di kutub utara dan kutub selatan)
3. Raksa termasuk zat berbahaya (sering digunakan “air keras”) sehingga termometer raksa berbahaya jika tabungnya pecah.
- Termometer Alkohol

* Keuntungan
1. Alkohol lebih murah dibandingkan raksa
2. Alkohol terliti, karena untuk kenaikana suhu yang kecil, alkohol mengalami perubahan volum yang besar.
3. Alkohol dapat mengukur suhu yang sangat dingin (misalnya suhu di daerah kutub) karena titik beku alkohol sangat rendah yaitu -112 derajat celcius.
* Kerugian
1. Alkohol memiliki titik didih rendah yaitu 78 derajat Celcius sehingga pemakaiannya terbatas (antara lain tidak dapat mengukur suhu air ketika mendidih.
2. Alkohol tidak berwarna, sehingga harus diberi warna terlebih dahulu agar mudah dilihat .
3. Alkohol membasahi (melekat) pada dinding kaca.
Beberapa termometer dalam keseharian.
- Termometer Klinis
Biasa digunakan para dokter & perawat untuk mengukur suhu tubuh manusia.

- Termometer Dinding
Umumnya termometer dinding dipasang tegak di dinding sebuah ruang dan digunakan untuk mengukur suhu ruangan.

- Termometer Max & Min Six
Suhu dalam sebuah rumah kaca, yaitu rumah digunakan untuk menanm tanaman sebagai bahan penelitian, umumnya diukur dengan menggunakan termometer max & min six.

Jenis-jenis termometer yang lain
1. Termometer Gas
Pada prinsipnya jika suhu naik, tekanan gas naik dan dihasilkan beda ketinggian h yang lebih besar pada termometer.
2. Termometer Platina
3. Termometer Termistor
4. Termometer Termokopel
5. Termometer Bimetal
6. Pirometer
10 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
fittra | 12 Maret 2009 at 10:18 am
boss liat blog aq ya…..jangan lupa komentar…sipppp
2.
fittra | 12 Maret 2009 at 10:19 am
http://fittra.wordpress.com
3.
jamel virgiawan | 12 Maret 2009 at 11:37 am
kk blog na keren banget
jangan lupa liat blog aku yaa
http://jamelblog.wordpress.com/
4.
jamel virgiawan | 13 Maret 2009 at 9:31 am
alo kk
blog na keren bgt
jgn lupa kunjungin blog saya yaa
http://jamelblog.wordpress.com/
5.
Fakhrul Arifin | 13 Maret 2009 at 9:35 am
siiiiiiiiiiiip
6.
Fakhrul Arifin | 13 Maret 2009 at 9:35 am
siiiiiiiiiiiiip
7.
Fakhrul Arifin | 13 Maret 2009 at 9:35 am
suuuuuuuuuuuuuuo
8.
gytha | 19 Maret 2009 at 3:43 pm
kurang lengkap ney…
9.
ARif | 20 Maret 2009 at 2:18 pm
thx atas kritikny…
ntar dilengkapin lg…..
thx y dah mampir…
10.
aris | 17 Juli 2009 at 3:27 pm
minta harga termometer dinding hub 081373000772